Bid-ask spread merupakan selisih harga beli tertinggi yang trader (pemegang saham) bersedia membeli suatu saham dengan harga jual terendah dan trader bersedia menjual suatu saham. Menurut penelitian Stoll (1989) dinyatakan :
Bahwa bid-ask spread merupakan fungsi dari tiga komponen biaya yang berasal dari :
(1) kepemilikan saham (inventory holding),
(2) pemrosesan pesanan (order processing),
(3) asimetri informasi. Biaya kepemilikan menunjukkan trade-off antara memiliki terlalu banyak saham dan memiliki terlalu sedikit saham.


